Categories

Lesson 6

Blog Archive

Follower

Statistik

Kegemilangan Iptek di Masa Khilafah Abasiyyah


Kekhilafahan Abbasiyah tercatat dalam sejarah Islam dari tahun 750-1517 M/132-923 H. Diawali oleh khalifah Abu al-’Abbas as-Saffah (750-754) dan diakhiri Khalifah al-Mutawakkil Alailah III (1508-1517). Dengan rentang waku yang cukup panjang, sekitar 767 tahun, kekhilafahan ini mampu menunjukkan pada dunia ketinggian peradaban Islam dengan pesatnya perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di dunia Islam.
Di era ini, telah lahir ilmuwan-ilmuwan Islam dengan berbagai penemuannya yang mengguncang dunia. Sebut saja, al-Khawarizmi (780-850) yang menemukan angka nol dan namanya diabadikan dalam cabang ilmu matematika, Algoritma (logaritma). Ada Ibnu Sina (980-1037) yang membuat termometer udara untuk mengukur suhu udara. Bahkan namanya tekenal di Barat sebagai Avicena, pakar Medis Islam legendaris dengan karya ilmiahnya Qanun (Canon) yang menjadi referensi ilmu kedokteran para pelajar Barat. Tak ketinggalan al-Biruni (973-1048) yang melakukan pengamatan terhadap tanaman sehingga diperoleh kesimpulan kalau bunga memiliki 3, 4, 5, atau 18 daun bunga dan tidak pernah 7 atau 9.
Pada abad ke-8 dan 9 M, negeri Irak dihuni oleh 30 juta penduduk yang 80% nya merupakan petani. Hebatnya, mereka sudah pakai sistem irigasi modern dari sungai Eufrat dan Tigris. Hasilnya, di negeri-negeri Islam rasio hasil panen gandum dibandingkan dengan benih yang disebar mencapai 10:1 sementara di Eropa pada waktu yang sama hanya dapat 2,5:1.
Category: 0 komentar

Pandangan Islam terhadap IPTEK


 

Ahmad Y Samantho dalam makalahnya di ICAS Jakarta (2004) mengatakan bahwa kemajuan Ilmu pengetahuan dan teknologi dunia, yang kini dipimpin oleh peradaban Barat satu abad terakhir ini, mencegangkan banyak orang di pelbagai penjuru dunia. Kesejahteraan dan kemakmuran material (fisikal) yang dihasilkan oleh perkembangan Iptek modern tersebut membuat banyak orang lalu mengagumi dan meniru-niru gaya hidup peradaban Barat tanpa dibarengi sikap kritis terhadap segala dampak negatif dan krisis multidimensional yang diakibatkannya.
Peradaban Barat moderen dan postmodern saat ini memang memperlihatkan kemajuan dan kebaikan kesejahteraan material yang seolah menjanjikan kebahagian hidup bagi umat manusia. Namun karena kemajuan tersebut tidak seimbang, pincang, lebih mementingkan kesejahteraan material bagi sebagian individu dan sekelompok tertentu negara-negara maju (kelompok G-8) saja dengan mengabaikan, bahkan menindas hak-hak dan merampas kekayaan alam negara lain dan orang lain yang lebih lemah kekuatan iptek, ekonomi dan militernya, maka kemajuan di Barat melahirkan penderitaan kolonialisme-imperialisme (penjajahan) di Dunia Timur & Selatan.
Category: 0 komentar

Pengertian / Arti IPTEK


PTEK merupakan singkatan dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Ilmu adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya. Lalu pengetahuan adalah informasi atau maklumat yang diketahui atau disadari oleh seseorang. Pengetahuan termasuk, tetapi tidak dibatasi pada deskripsi, hipotesis, konsep, teori, prinsip dan prosedur yang secara Probabilitas Bayesian adalah benar atau berguna. Sedangkan teknologi atau pertukangan memiliki lebih dari satu definisi. Salah satunya adalah pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material dan proses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya. Sebagai aktivitas manusia, teknologi mulai sebelum sains dan teknik. Kata teknologi sering menggambarkan penemuan dan alat yang menggunakan prinsip dan proses penemuan saintifik yang baru ditemukan. Akan tetapi, penemuan yang sangat lama seperti roda dapat disebut teknologi.
Category: 0 komentar

PERANAN ISLAM DALAM PERKEMBANGAN IPTEK




Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di satu sisi memang berdampak positif, yakni dapat memperbaiki kualitas hidup manusia. Berbagai sarana modern industri, komunikasi, dan transportasi, misalnya, terbukti amat bermanfaat. Dengan ditemukannya mesin jahit, dalam 1 menit bisa dilakukan sekitar 7000 tusukan jarum jahit. Bandingkan kalau kita menjahit dengan tangan, hanya bisa 23 tusukan per menit (Qardhawi, 1997). Dahulu Ratu Isabella (Spanyol) di abad XVI perlu waktu 5 bulan dengan sarana komunikasi tradisional untuk memperoleh kabar penemuan benua Amerika oleh Columbus (?). Lalu di abad XIX Orang Eropa perlu 2 minggu untuk memperoleh berita pembunuhan Presiden Abraham Lincoln. Tapi pada 1969, dengan sarana komunikasi canggih, dunia hanya perlu waktu 1,3 detik untuk mengetahui kabar pendaratan Neil Amstrong di bulan (Winarno, 2004). Dulu orang naik haji dengan kapal laut bisa memakan waktu 17-20 hari untuk sampai ke Jeddah. Sekarang dengan naik pesawat terbang, kita hanya perlu 12 jam saja. Subhanallah…
Category: 0 komentar

Pandangan Islam Tentang Seni


Sebenarnya, bagaimana pandangan Islam tentang seni? Seni merupakan ekspresi keindahan. Dan keindahan menjadi salah satu sifat yang dilekatkan Allah pada penciptaan jagat raya ini. Allah melalui kalamnya di Al-Qur’an mengajak manusia memandang seluruh jagat raya dengan segala keserasian dan keindahannya. Allah berfirman:
   
 “Maka apakah mereka tidak melihat ke langit yang ada di atas mereka, bagaimana Kami meninggikannya dan menghiasinya, dan tiada baginya sedikit pun retak-retak?” [QS 50: 6].
Allah juga mengajak manusia untuk melihat dari perspektif keindahan, bagaimana buah-buahan yang menggantung di pohon dan bagaimana pula buah-buahan itu dimatangkan. Jika manusia memerhatikan dan menikmati dengan pandangan yang indah, saat arak-arakan binatang ternak saat masuk ke kandang, juga saat dilepaskan ke tempat penggembalaan, sesungguhnya pada peristiwa itu ada unsur keindahannya.
Ajakan-ajakan kepada manusia tersebut menunjukkan, pada dasarnya manusia dianugerahi
Category: 0 komentar

SENI DALAM PANDANGAN AJARAN ISLAM



Nilai dan makna seni
Formulasi seni yang terungkap dalam bentuk yang nyata dan sangat inderawi, dalam
perspektif masyarakat awam seringkali “hanya” dimasukkan dalam kategori menghibur,
dan merupakan pelengkap dari sebuah sisi kehidupan sosial bermasyarakat. Artinya bisa
ada dan bisa tidak usah ada, bila dikaitkan dengan nilai-nilai kehidupan modern yang
sering diasosiasikan dengan hal-hal yang harus efektif dan efisien, serta jauh dari pernikpernik
yang identik dengan apa yang disebut dengan pemborosan. Bahkan, pernah suatu
saat pada tahun 1997 di sebuah desa di Eretan Pamanukan, seorang kuwu dengan bangga
menyatakan bahwa di wilayahnya tak lagi ada kesenian. Di sini sang kuwu mencoba
menerjemahkan slogan “efektif dan efisien” dengan tak memberi kesempatan adanya
sebuah kehidupan kesenian di wilayahnya. Kita semua tahu bahwa tahun itu adalah awal
dari krisis multidimensi di mana soal perut menjadi “satu-satunya“ prioritas pemecahan
masalah yang kemudian berdampak besar pada munculnya sikap ironis dari seorang
kuwu di atas.
Category: 0 komentar

SENI, BUDAYA INDONESIA, DAN PERKEMBANGAN IPTEK DALAM PANDANGAN ISLAM




Kata agama dan kebudayaan merupakan dua kata yang seringkali bertumpang tindih, sehingga mengaburkan pamahaman kita terhadap keduanya. Banyak pandangan yang menyatakan agama merupakan bagian dari kebudayaan, tetapi tak sedikit pula yang menyatakan kebudayaan merupakan hasil dari agama. Hal ini seringkali membingungkan ketika kita harus meletakan agama (Islam) dalam konteks kehidupan kita sehari-hari.
Koentjaraningrat mengartikan kebudayaan sebagai keseluruhan gagasan dan karya manusia, yang harus dibiasakannya dengan belajar, beserta keseluruhan dari hasil budi dan karyanya itu(i) . Koentjaraningrat juga menyatakan bahwa terdapat unsur-unsur universal yang terdapat dalam semua kebudayaan yaitu, sistem religi, sistem dan organisasi kemasyarakatan, sistem pengetahuan, bahasa, kesenian, sistem mata pencaharian hidup, serta sistem teknologi dan peralatan(ii).
Pandangan di atas, menyatakan bahwa agama merupakan bagian dari kebudayaan. Dengan demikian, agama (menurut pendapat di atas) merupakan gagasan dan karya manusia. Bahkan lebih jauh Koentjaraningrat menyatakan bahwa unsur-unsur kebudayaan tersebut dapat berubah dan agama merupakan unsur yang paling sukar untuk berubah.
Category: 0 komentar

Dari mana nama ‘Kalijaga’ muncul?



Pertanyaan ini masih menjadi misteri dan bahan silang pendapat di antara para pakar sejarah hingga hari ini. Masyarakat Cirebon berpendapat bahwa nama itu berasal dari dusun Kalijaga di Cirebon. Sunan Kalijaga memang pernah tinggal di Cirebon dan bersahabat erat dengan Sunan Gunung Jati. Ini dihubungkan dengan kebiasaan wong Cerbon untuk menggelari seseorang dengan daerah asalnya –seperti gelar Sunan Gunung Jati untuk Syekh Syarif Hidayatullah, karena beliau tinggal di kaki Gunung Jati.
Fakta menunjukan bahwa ternyata tidak ada ‘kali’ di sekitar dusun Kalijaga sebagai ciri khas dusun itu. Padahal, tempat-tempat di Jawa umumnya dinamai dengan sesuatu yang menjadi ciri khas tempat itu. Misalnya nama Cirebon yang disebabkan banyaknya rebon (udang), atau nama Pekalongan karena banyaknya kalong (Kelelawar). Logikanya, nama ‘Dusun Kalijaga’ itu justru muncul setelah Sunan Kalijaga sendiri tinggal di dusun itu. Karena itu, klaim Masyarakat Cirebon ini kurang dapat diterima.
Category: 0 komentar

Tiga Cara Penurunan Ilmu Ghaib


Ada tiga hal yang menyebebkan seseorang memiliki kemampuan supranatural. Yaitu:
1.         Menjalankan Tirakat. Tirakat adalah bentuk olah rohani khas jawa yang tujuannya untuk memperoleh energi supranatural atau tercapainya suatu keinginan. Tirakat tersebut bisa berupa bacaan doa, mantra, pantangan, puasa atau gabungan dari kelima unsur tersebut. Inilah yang disebut belajar ilmu gaib sesungguhnya, karena berhasi atau tidaknya murid menjalankan tirakat hingga menguasai ilmu, tergantung sepenuhnya pada dirinya sendiri. Dalam hal ini guru hanya memberi bimbingan.
2.         Pengisian. Seseorang yang tidak mau susah payah juga bisa mempunyai kemampuan supranatural, yaitu dengan cara pengisian. Pengisian adalah pemindahan energi supranatural dari Guru kepada Murid. Dengan begitu murid langsung memiliki kemampuan sama seperti gurunya. Pengisian (transfer ilmu) hanya bisa dilakukan oleh Guru yang sudah mencapai tingkatan spiritual yang tinggi.
3.         Warisan Keturunan. Seseorang bisa mewarisi ilmu kakek-buyutnya yang tidak ia kenal atau ilmu orang yang tidak dikenal secara otomatis tanpa belajar dan tanpa sepengetahuannya. Maka ada yang menyebutnya “ilmu tiban” yang artinya datang tanpa disangka-sangka.
Category: 0 komentar

Macam-macam Ilmu Aliran Islam Kejawen



Berikut adalah klasifikasi ilmu gaib bedasarkan fungsinya menurut Erlangga. Mungkin orang lain membuat klasifikasi yang berbeda dengan klasifikasi menurut Erlangga. Hal tersebut bukan masalah karena memang tidak ada rumusan baku tentang klasifikasi ilmu Gaib.
1.         Ilmu Kanuragan atau Ilmu Kebal
Ilmu kanuragan adalah ilmu yang berfungsi untuk bela diri secara supranatural. Ilmu ini mencakup kemampuan bertahan (kebal) terhadap serangan dan kemampuan untuk menyerang dengan kekuatan yang luar biasa. Contohnya ilmu Asma’ Malaikat, Hizib Kekuatan Batin, Sahadad Pamungkas dll.
2.         Ilmu Kawibaan dan Ilmu Pengasihan
Inilah ilmu supranatural yang fungsinya mempengaruhi kejiwaan dan perasaan orang lain. lmu Kewibaan dimanfaatkan untuk menambah daya kepemimpinan dan menguatkan kata-kata yang diucapkan. Orang yang menguasai Ilmu Kewibawaan dengan sempurna akan disegani masyarakat dan tidak satupun orang yang mampu melawan perintahnya apalagi berdebat. Bisa dikatakan bila Anda memiliki ilmu ini Anda akan mudah mempengaruhi dan membuat orang lain nurut perintah Anda tanpa berpikir panjang.
Category: 0 komentar

Aliran Islam Kejawen



Ilmu Gaib Aliran Islam Kejawen bersumber dari alkulturasi (penggabungan) budaya jawa dan nilai-nilai agama islam. Ciri khas aliran ini adalah doa-doa yang diawali basmalah dan dilanjutkan kalimat bahasa jawa, kemudian diakhiri dengan dua kalimat sahadad. Aliran Islam Jawa tumbuh syubur di desa-desa yang kental dengan kegiatan keagamaan (pesantren yang masih tradisional).

Awal mula aliran ini adalah budaya masyarakat jawa sebelum islam datang yang memang menyukai kegiatan mistik dan melakukan ritual untuk mendapatkan kemampuan suparantural. Para pengembang ajaran islam di Pulau Jawa (Wali Songo) tidak menolak tradisi jawa tersebut, melainkan memanfaatkannya sebagi senjata dakwah.
Category: 0 komentar

Konsep Aliran Islam Kejawen



Setiap perilaku manusia akan menimbulkan bekas pada jiwa maupun badan seseorang. Perilaku-perilaku tertentu yang khas akan menimbulkan bekas yang sangat dasyat sehingga seseorang bisa melakukan sesuatu yang melebihi kemampuan manusia biasa. Perilaku tertentu ini disebut dengan tirakat, ritual, atau olah rohani. Tirakat bisa diartikan sebagai syarat yang harus dipebuhi untuk mendapatkan suatu ilmu.
Penabungan Energi. Karena setiap perilaku akan menimbulkan bekas pada seseorang maka ada suatu konsep yang khas dari ilmu Gaib Aliran Islam Jawa yaitu Penabungan Energi. Jika bandan fisik anda memerlukan pengisian 3 kali sehari melalui makan agar anda tetap bisa beraktivitas dengan baik, begitu juga untuk memperoleh kekuatan supranatural, Anda perlu mengisi energi. Hanya saja dalam Ilmu Gaib pengisian ernergi cukup dilakukan satu kali untuk seumur hidup. Penabungan energi ini dapat dilakukan dengan cara bermacam-macam tergantung jenis ilmu yang ingin dikuasai. Cara-cara penabunganenergi lazim disebut Tirakat.
Tirakat. Aliran Islam Kejawen mengenal tirakat (syarat mendapatkan ilmu) yang kadang dianggap kontroversial oleh kalangan tertentu. Tirakat tersebut bisa berupa bacaan doa. wirid tertentu, mantra, pantangan, puasa atau penggabungan dari kelima unsur tersebut. Ada puasa yang disebut patigeni (tidak makan, minum, tidur dan tidak boleh kena cahaya), nglowong, ngebleng dan lain-lain. Biasanya beratnya tirakat sesuai dengan tingkat kesaktian suatu ilmu. Seseorang harus banyak melakukan kebajikan dan menjaga bersihnya hati ketika sedang melakukan tirakat.
Category: 0 komentar

Dinamisme dan Teori Kekuatan Luar Biasa Dalam Al-Qur’an


.            
Perkataan dinamisme berasal dari kata yang terdapat dalam bahasa Yunani, yaitu, dunamos dan diinggriskan menjadi dynamic yang umumnya diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan kekuatan, kekuasaan atau khasiat dan dapat juga diterjemahkan dengan daya.
Selanjutnya dinamisme ada yang mengartikan dengan “sejenis paham dan perasaan keagamaan yang terdapat diberbagai bagian dunia, pada berjenis-jenis bangsa dan menunjukkan banyaknya persamaan-persamaan”. demikian Honig mengartikannya. Dr. Harun Nasution tidak mendefenisikan dinamisme secara tegas hanya menerangkan bahwa “bagi manusia premitif, yang tingkat kebudayaannya masih rendah sekali, tiap-tiap benda yang berada di sekelilingnya bisa mempunyai kekuatan batin yang misterius”.
Dalam Ensiklopedi umum dijumpai defenisi dinamisme sebagai kepercayaan keagamaan premitif pada zaman sebelum kedatangan agama Hindu di Indonesia. Dinamisme disebut juga preanismisme, yang mengajarkan bahwa tiap-tiap benda atau makhluk mempunyai mana (percaya adanya kekuatan yang maha yang berada dimana-mana).
Category: 0 komentar

Beberapa Ayat Al-Qur’an Tentang Teori Roh (Animisme)


.       
Teori animisme (roh-roh) banyak kita dapat unsur-unsurnya dalam Al-Qur’an. Seperti soal kebebasan kemauan dan terpisahnya (roh) manusia dari badan dan roh hewan dalam kehidupan ini, bertempatnya roh manusia sesudah mati dalam alam barzakh, yaitu tempat yang terdapat antara dunia dan akhirat, dan pertalian-pertalian roh-roh orang yang telah meninggalkan kehidupan di dunia. Kesemuanya itu kita dapati dalam Al-Qur’an antara lain dalam ayat-ayat berikut :
1.      Tuhanlah yang mematikan (menidurkan) engkau diwaktu malam, dan dia mengetahui apa yang engkau perbuat pada siang hari. Kemudian dia membangkitkan engkau pada hari itu (kiamat) , agar dijalani masa yang telah ditentukan (Q. 6 : 60).
2.      Tuhan mematikan jiwa-jiwa ketika (tiba masanya) matinya, dan bagi yang belum mati yaitu diwaktu tidurnya (Q. 39 : 42).
3.      Janganlah engkau kira bahwa mereka yang terbunuh karena jalan Allah itu mati, melainkan karena mereka itu hidup di sisi Tuhannya dan mendapat rezeki, gembira atas apa saja  yang diberikan Tuhan kepada mereka berupa anugerah, dan optimislah (mereka gembira) terhadap mereka yang menyusuli mereka dan berada di belakangnya (Q. 3 : 169 - 170).
Di samping itu Al-Qur’an menyebutkan adanya roh-roh lain yang terpisah dari manusia, tetapi mereka berhubungan dengan kehidupannya, kadang-kadang untuk menolong manusia dan kadang-kadang tidak. Roh-roh tersebut adalah Malaikat-malaikat.
Category: 0 komentar

Teori Animisme dan Teori Roh Dalam Al-qur’an



Teori animisme yang dikemukakan, mula-mula oleh Edward Burnett Tylor (1832-1917) didalam bukunya “Primitive Culture (1873), secara singkat adalah sebagai berikut :
Dengan adanya peristiwa-peristiwa seperti mimpi, sakit dan sebagainya yang dialami oleh orang-orang primitif, maka peristiwa-peristiwa tersebut membawa mereka kepada adanya pengertian tentang anima (roh). Dengan pengertian ini lalu mereka membuat kategori tentang pemisahan roh dan tubuh kasar, mereka lalu berpendapat bahwa terdapatlah roh pada setiap benda hidup dan juga benda mati.
Bila orang meninggal, rohnya hidup terus dan dari sanalah asal kepercayaan akan roh orang mati. Roh orang mati dapat mengunjungi manusia yang masih hidup di dalam mimpinya. Lama-kelamaan roh orang mati itu dipuja orang dan diangkat menjadi dewa-dewa.
Category: 0 komentar

ANIMISME, DINAMISME, DAN KEJAWEN DALAM PANDANGAN ISLAM



Pandangan Islam Terhadap Animisme dan Dinamisme
Sampai sejauh ini telah dibicarakan secara ringkas kepercayaan animisme, dinamisme dan gagasan tentang Tuhan tertinggi. Animisme dan dinamisme yang dibicarakan sejauh ini adalah sebagian kecil saja dari apa yang biasanya disebut agama bangsa-bangsa primitif dan secara keseluruhan merupakan gambaran yang bulat tentang agama bangsa-bangsa primitif.[i]
Sebagai telah dibicarakan diatas, bahwa dinamisme dan animisme adalah kepercayaan yang khayal belaka. Islam tidak membenarkannya, sebab hal itu termasuk syirik (menyekutukan Tuhan), orang yang menjalankannya disebut Musyrik.[ii]
Islam mengajarkan bahwa orang tidak boleh menghormati dan menyembah selain Allah, sebagaimana ditegaskan dalam syahadat yang pertama yang artinya ; saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Hanya Allah sajalah yang Maha Menjadikan, Maha Kuasa dan Maha Tinggi serta Maha Bijaksana.
Category: 0 komentar

PELOPOR-PELOPOR ISLAM DI TANAH JAWA



1. Syekh Ahmad Soorkati.
Sekarang saya berpindah membicarakan pengaruh fikiran beliau di Tanah
Jawa. Adalah tiga orang `Ulama yang menerima ajaran itu dan menyiarkan
serta memperjuangkannya, masing-masing di dalam daerah lapangannya.
Yang pertama ialah Syekh Ahmad Soorkati As-Sudani, asal usul
keturunannya dari Sudan dan lama berdiam di Madinah Munawwarah. Ada
orang mengatakan bahwa beliau meninggalkan Sudan setelah
pemberontakan Mahdi. Beliau berangkat .ke Indonesia atas undangan
masyarakat Arab Hadramaut yang telah berboyong ke Indonesia sejak
pangkal abad kesembilan belas, atau lama sebelum itu. Jasa mereka besar
juga didalam penyiaran dan pengokohan Islam di Indonesia dan didalam
penyiaran bahasa Arab, sebab bahasa Arab itu bahasa mereka sendiri.
Tetapi tidaklah dapat mereka melepaskan diri sama sekali daripada kebekuan
berpikir dan khurafat yang telah mereka bawa dari negeri asal mereka.
Category: 0 komentar

PENGARUH AJARAN MUHAMMAD ‘ABDUH DI INDONESIA



Pelopor pertama Syeikh Taher Jalaludin
Sudah menjadi tabiat cuaca di negeri kami, apabila sudah sangat panasnya
udara tengah malam yang gelap gulita, itu adalah alamat hujan lebat akan
turun.
Alhamdulillah! Turunlah hujan lebat itu. Sampailah ajaran Syeikh Muhammad
‘Abduh ke Indonesia. Pelopornya yang pertama ialah Syeikh Taher Jalaludin.
Beliau berasal dari daerah Minagkabau Sumatera dan keturunan dari
pahlawan-pahlawan Islam10 yang telah mempertahankan Islam seketika
penjajahan barat mulai masuk ke daerah itu. Lalu beliau pergi ke Makkah Al-
Mukarramah untuk mempelajari agama Islam lebih dalam. Setelah itu
dilanjutkannya pelajarannya ke Mesir pada Al-Azhar University pada
sekeliling tahun 1310 H (1892 M), yaitu seketika nama Syeikh Muhammad
‘Abduh sedang naik di Mesir dalam usaha-usaha perbaikannya yang terkenal
itu, setelah beliau dibolehkan pulang kembali dari pengasingannya di Beirut.
Belumlah sampai penyelidikan saya, apakah Syeikh Taher Jalaluddin yang
usianya pada waktu itu masih muda, masih sempatkah beliau berguru
berhalakah kepada Syeikh Muhammad ‘Abduh. Yang terang ialah bahwa
sejak majalah “Al-Manar” diterbitkan pada tahun 1315 H, sampai majalah itu
berhenti terbit, Syeikh Taher Jalaluddin bersama-sama dengan tuan Syeikh
Muhammad Al-Kalali, seorang keturunan Arab, menerbitkan majalah “Al-
Imam” di Singapura, yang isinya telah jelas mengambil haluan “Al-Manar”.
Category: 0 komentar

MEMPERKATAKAN MUHAMMAD ‘ABDUH DI NEGERINYA



Hadirin yang utama !
Masuknya Agama Islam ke tanah air kami Indonesia, yang dahulunya biasa
dinamai orang “Pulau-pulau Hindia Timur”, amat jauh berbeda dengan
masuknya ke negeri yang lain. Memancarnya sinar Islam di negeri kami itu
bukanlah karena dibawa oleh suatu misi tertentu atau angkatan perang
tertentu. Kalau sejarah masuknya Islam ke negeri Mesir ini dimulai dengan
datangnya Sayyidina Amr ibn Al-Ash, dan masuknya ke Afrika karena
kedatangan Sayyidina Okbah bin Nafi’, dan masuknya ke Andalusia karena
Thariq bin Ziyad mengharung lautan menepat kepada bukit yang kemudian
dinamai dengan namanya1, dan masuknya ke India dengan kedatangan
Muhammad bin Qasim, maka yang membawa Islam ke Indoensia adalah
“Pahlawan yang tidak dikenal”!
Pembawa obor Islam yang mula-mula ke Indonesia adalah kaum saudagar,
yang disamping mereka berniaga berjual-beli, langsung menyiarkan agama
Islam. Sebagaimana tuan-tuan ketahui, hubungan perniagaan diantara India
dengan Tiongkok sudah lama benar, melalui Laut Merah dan Selat Malaka.
Category: 0 komentar

ETIKA MEMBERI NAMA ANAK DALAM ISLAM



Pengantar;

Menanggapi  e-mail  dari  seorang  ikhwan  tentang  etika  memberi  nama  dalam  Islam,  maka
berikut kami susun makalah yang berkenaan dengan masalah yang dimaksud.

Kami  mengira  permasalahan  ini  sangat  penting  untuk  diketahui  oleh  kaum  muslimin
dikarenakan banyaknya kaum muslimin yang masih asal-asalan atau salah dalam memberikan
nama kepada anak-anak mereka.

Akhirnya semoga makalah yang ringkas ini dapat bermanfaat bagi kita semua, amiin.

Pentingnya Pemberian Nama

Nama  adalah  ciri  atau  tanda,  maksudnya  adalah  orang  yang  diberi  nama  dapat  mengenal
dirinya atau dikenal oleh orang lain. Dalam Al-Qur’anul Kariim disebutkan;



“Hai Zakaria, sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu akan (beroleh) seorang
anak  yang  namanya  Yahya,  yang  sebelumnya Kami  belum  pernah menciptakan  orang  yang
serupa dengan dia” (QS. Maryam: 7).

Category: 0 komentar

Sheikh Abdullah Azzam




"Ratusan tulisan dan pidatonya mampu menghidupkan ruh baru dalam diri ummat. Seolah-olah beliau
dipilih Allah SWT untuk menegakkan kembali kewajiban yang telah dilupakan sebagian besar ummat Islam,
yaitu jihad." Demikian komentar DR Dahba Zahely, cendekiawan Muslim Malaysia tentang DR Abdullah Azzam.
Komentar senada juga datang dari cendekiawan dan ulama dari berbagai negara.
Sesungguhnya, Abdullah Azzam bukan hanya sosok mujahid di atas kertas dan podium, tetapi juga seorang mujahid
yang gagah berani di medan tempur. Ia lahir dan besar di negeri penuh konflik, Palestina. Sejak kecil sudah dikenal
sebagai anak yang pintar dan tegas. Sebelum usia akil baliq, ia sudah bergabung dengan Ikwanul Muslimin. Pada usia
20-an, bersama para pemuda Palestina ia sudah berani melawan Israel yang memiliki persenjataan canggih.
Keterlibatannya langsung bertempur melawan zionis Israel, membangitkan semangatnya untuk belajar berbagai hal
tentang perang.
Tidak hanya melawan Israel, tokoh kelahiran tahun l941 ini juga bertempur membantu pejuang Mujahiddin Afghanistan
Category: 0 komentar

BEBERAPA KESALAHAN PARA PENDIDIK



Berikut ini sebagian kesalahan yang sering dilakukan oleh para pendidik. Semoga Allah
memberikan maunah (pertolongan)-Nya kepada kita untuk dapat menjauhinya dan
menunjukkan kita kepada kebenaran.
1. Ucapan pendidik tidak sesuai dengan perbuatan.
Ini merupakan kesalahan terpenting karena anak belajar dari orangtua beberapa hal.
tetapi ternyata bertentangan dengan apa yang telah diajarkannya. Tindakan ini
berpengaruh buruk terhadap mental dan perilaku anak. Allah Azza Wa Jalla mencela
perbuatan ini dengan firman-Nya:
"Hai orang-orang yang beriman mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu
perbuat? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa yang
tidak kamu kerjakan" (SurahAshShaff:2-3).
Bagaimana anak akan belajar kejujuran kalau ia mengetahui orang tuanya berdusta?
Bagaimana anak akan belajar sifat amanah sementara ia melihat bapaknya menipu ?
Bagaimana anak akan belajar akhlak baik bila orang sekitamya suka mengejek,
berkata jelek dan berakhlak buruk?
2. Kedua orangtua tidak sepakat atas cara tertentu dalam pendidikan anak.
Category: 0 komentar

TUJUAN PENDIDIKAN DALAM ISLAM



Banyak penulis dan peneliti membicarakan tentang tujuan pendidikan individu muslim.
Mereka berbicara panjang lebar dan terinci dalam bidang ini, hal yang tentu saja bermanfaat.
Apa yang mereka katakan kami ringkaskan sebagai berikut:
" Nyatalah bahwa pendidikan individu dalam islam mempunyai tujuan yang jelas dan tertentu,
yaitu: menyiapkan individu untuk dapat beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Dan
tak perlu dinyatakan lagi bahwa totalitas agama Islam tidak membatasi pengertian ibadah
pada shalat, shaum dan haji; tetapi setiap karya yang dilakukan seorang muslim dengan niat
untuk Allah semata merupakan ibadah." (Aisyah Abdurrahman Al Jalal, Al Mu'atstsirat as
Salbiyah fi Tarbiyati at Thiflil Muslim wa Thuruq 'Ilajiha, hal. 76.
MEMPERHATIKAN ANAK SEBELUM LAHIR
Perhatian kepada anak dimulai pada masa sebelum kelahirannya, dengan memilih isteri yang
shalelhah, Rasulullah SAW memberikan nasehat dan pelajaran kepada orang yang hendak
berkeluarga dengan bersabda :
" Dapatkan wanita yang beragama, (jika tidak) niscaya engkau merugi" (HR.Al-Bukhari dan
Muslim)
Begitu pula bagi wanita, hendaknya memilih suami yang sesuai dari orang-orang yang datang
melamarnya. Hendaknya mendahulukan laki-laki yang beragama dan berakhlak. Rasulullah
memberikan pengarahan kepada para wali dengan bersabda :
Category: 0 komentar

PERANAN KELUARGA DALAM ISLAM



Keluarga mempunyai peranan penting dalam pendidikan, baik dalam lingkungan
masyarakat Islam maupun non-Islam. Karerena keluarga merupakan tempat pertumbuhan
anak yang pertama di mana dia mendapatkan pengaruh dari anggota-anggotanya pada
masa yang amat penting dan paling kritis dalam pendidikan anak, yaitu tahun-tahun pertama
dalam kehidupanya (usia pra-sekolah). Sebab pada masa tersebut apa yang ditanamkan
dalam diri anak akan sangat membekas, sehingga tak mudah hilang atau berubah sudahnya.
Dari sini, keluarga mempunyai peranan besar dalam pembangunan masyarakat. Karena
keluarga merupakan batu pondasi bangunan masyarakat dan tempat pembinaan pertama
untuk mencetak dan mempersiapkan personil-personilnya.
Musuh-musuh Islam telah menyadari pentingya peranan keluarga ini. Maka mereka pun tak
segan-segan dalam upaya menghancurkan dan merobohkannya. Mereka mengerahkan
segala usaha ntuk mencapai tujuan itu. Sarana yang mereka pergunakan antara lain:
1. Merusak wanita muslimah dan mempropagandakan kepadanya agar meninggallkan
tugasnya yang utama dalam menjaga keluarga dan mempersiapkan generasi.
2. Merusak generasi muda dengan upaya mendidik mereka di tempat-tempat
Category: 0 komentar

Termodinamika


Termodinamika merupakan cabang ilmu fisika yang mempelajari hokum – hokum dasar yang di patuhi oleh kalor dan usaha. Dalam termodinamika gas dipelajari tentang perubahan energi dalam suatu gas dan factor – factor yang mempengaruhi energi dalam. Temodinamika juga melibatkan usaha yang di lakukan dan kalor yang disuplai atau hilang dari suatu gas.

  1. Hokum Pertama Termodinamika adalah bentuk lain dari hokum kekekalan energi yag diaplikasikan pada perubahan energi dalam yang dialami oleh suatu system menurut hokum pertama, energi dalam suatu zat dapat ditingkatkan dengan menambahkan kalor ke zat atau dengan melakukan usaha pada zat.

Energi dalam suatu system perubahan dari nilai awal U1 ke nilai akhir U2 berhubungan dengan kalor Q dan usaha W:
U = V2 – V1= Q – W
Catatan            : Q positif jika system memperolaeh (menerima) kalor, Q negative jika system kehilangan atau memberi kalor.
W positif jika usaha dilakukan oleh system dan negative jika usaha di lakukan pada system.

Perbedaan dan Persamaan Demokrasi dalam Pandangan Islam dan Barat



Ø Perbedaan Demokrasi dalam Pandangan Islam dan Barat
dalam pandangan Barat kurang memperhatikan nilai – nilai kebenaran Demokrasi dan tidak dekat dengan nilai – nilai religi sedangkan Demokrasi dalam pandangan Islam sangat memperhatikan nilai kebenaran dan dekat dengan nilai – nilai religi.
Ø Persamaan Demokrasi dalam Pandangan Islam dan Barat
Sama – sama kedaulatan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Sehingga kedaulatan berada di tangan rakyat.

Demokrasi dalam Pandangan Barat



Istilah ‘demokrasi’ berasal dari kata bahasa Yunani ‘demos’ yang berarti rakyat (people) dan kata ‘kratia’ yang berarti ‘aturan’ (rule) atau ‘pemerintahan’. Jadi, demokrasi merupakan aturan tentang orang, yaitu bagaimana hubungan seseorang dengan orang lain terutama dalam kehidupan komunal.

           Secara terminologis, pada lazimnya demokrasi diartikan sebagai bentuk pemerintahan yang melibatkan seluruh anggota masyarakat dalam pengambilan keputusan yang menyangkut masalah kenegaraan dan kepentingan bersama. Kedaulatan di suatu negara berada di tangan rakyat. Dengan pengakuan hak-hak rakyat, pemerintahan demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, untuk rakyat, dan oleh rakyat.

Demokrasi dalam Pandangan Islam



            Kata Demokrasi berasal dari bahasa Latin demos dan cratein atau cratos, yang kemudian diserap ke dalam bahasa Inggris democracy. Demokrasi merupakan pemerintahan dari rakyat, untuk rakyat, dan oleh rakyat ( the government from the people, by the people, and people ) atau dalam kata demokrasi merupakan kedaulatan rakyat. “ Demokrasi di Negara – Negara muslim “ ( Islam and Democracy ), buku karangan John L. Esposito dan John O. Voll menyatakan “ kebangkitan islam dan demokratisasi di Negara berlangsung muslim dalam konteks global yang dinamis “. Dan bahwa kaum muslim hanya menempatkan satu kedaulatan, yakni Tuhan “ tiada Tuhan selain Allah “.
Sistem yang sudah mengukuhkan Konsep – konsep islami yaitu;
§  Musyawarah ( syura )
Musyawarah merupakan konsekuensi politik kekhalifahan manusia, seperti yang terdapat dalam Al Quran surat 42 : 28, merupakan perintah kepada pemimpin dalam kedudukan apapun untuk menyelesaikan urusan mereka yang dipimpinnya dengan cara bermusyawarah.
§  Perstujuan / consensus ( ijma’ )
Menjadi legitimasi sekaligus prosedur dalam suatu demokrasi islam.
                                             

§  Penilaian interpretative yang mandiri ( ijtihad )
Merupakan langkah kunci menuju penerapan perintah Tuhan di suatu tempat atau waktu.
Musyawarah, consensus, dan ijtihad memberi landasan yang efektif untuk memahami hubungan antara islam dan demokrasi di dunia kontemporer.
Category: 0 komentar

Perbedaan dan Persamaan HAM dalam Pandangan Islam dan Barat



Ø Perbedaan HAM dalam Pandangan Islam dan Barat
Dalam Pandangan Islam
§  Bersifat teosentris ( segala sesuatu berpusat kepada Tuhan )
§  Allah – lah  yang menjadi tolak ukur segala sesuatu, sedangkan manusia adalah ciptaan Alla h untuk mengabdi kepada – Nya
Dalam Pandangan Barat
§  Bersifat antroposentris ( segala sesuatu berpusat kepada manusia )
§  Manusia lah yang menjadi tolak ukur segala sesuatu






                                                                   

Ø Persamaan HAM dalam Pandangan Islam dan Barat
Persamaan dalam,
Pandangan Islam, dalam
Pandangan Barat, dalam Universal Declaration of Human Rights
Martabat Manusia
Al Quran Surat 17 : 70, 17 : 33, 5 : 32, dll
Pasal 1 dan 3
Prinsip Persamaan
Al Quran Surat 49 : 13
Pasal 6 dan 7
Prinsip Kebebasan menyatakan Pendapat
Al Quran
Pasal 19
Prinsip Kebebasan Beragama
Al Quran Surat 2 : 256, 88 : 22, 50 : 45
Pasal 18
Hak atas Jaminan Sosial
Al Quran Surat 51 : 19, 70 : 24
Pasal 22
Hak atas Harta Benda
Muhammad Daud Ali ( 1995 : 316 )
Pasal 17
Category: 0 komentar

Konsepsi Hak Asasi Manusia dalam Pandangan Islam




        
Menurut Syekh Syaukat Hussain (1996), hak asasi manusia (HAM) yang dijamin oleh agama Islam dapat diklasifikasikan ke dalam dua kategori, yaitu :

1. HAM dasar yang telah diletakkan oleh Islam bagi seseorang sebagai manusia; dan
2. HAM yang dianugerahkan oleh Islam bagi kelompok rakyat yang berbeda dalam situasi
tertentu, status, posisi dan lain-lainnya yang mereka miliki. Hak-hak asasi manusia khusus bagi              nonmuslim, kaum wanita, buruh/pekerja, anak-anak, dan lainnya merupakan beberapa contoh dari kategori hak asasi manusia-hak asasi manusia ini.

           Hak-hak dasar yang terdapat dalam HAM menurut Islam ialah :
1.      Hak Hidup

                                                               
2.      Hak-hak Milik
3.      Hak Perlindungan Kehormatan
4.      Hak Keamanan dan Kesucian Kehidupan Pribadi
5.      Hak Keamanan Kemerdekaan Pribadi
6.      Hak Perlindungan dari Hukuman Penjara yang Sewenang-wenang
7.      Hak untuk Memprotes Kelaliman (Tirani)
8.      Hak Kebebasan Ekspresi
Category: 0 komentar

Konsepsi Hak Asasi Manusia Dalam Pandangan Barat



Istilah hak asasi manusia baru muncul setelah Revolusi Perancis, dimana para tokoh borjuis berkoalisi dengan tokoh-tokoh gereja untuk merampas hak-hak rakyat yang telah mereka miliki sejak lahir. Akibat dari penindasan panjang yang dialami masyarakat Eropa dari kedua kaum ini, muncullah perlawanan rakyat dan yang akhirnya berhasil memaksa para raja mengakui aturan tentang hak asasi manusia.
Diantaranya adalah pengumuman hak asasi manusia dari Raja John kepada rakyat Inggris tahun 1216. Di Amerika pengumuman dilakukan tahun 1773. Hak asasi ini lalu diadopsi oleh tokoh-tokoh Revolusi Perancis dalam bentuk yang lebih jelas dan luas, serta dideklarasikan pada 26 Agustus 1789. Kemudian deklarasi Internasional mengenai hak-hak asasi manusia dikeluarkan pada Desember 1948.
Akan tetapi sebenarnya bagi masyarakat muslim, belum pernah mengalami penindasan yang dialami Eropa, dimana sistem perundang-undangan Islam telah menjamin hak-hak asasi bagi semua orang sesuai dengan aturan umum yang diberikan oleh Allah kepada seluruh ummat manusia.
Dalam istilah modern, yang dimaksud dengan hak adalah wewenang yang diberikan oleh undang-undang kepada seseorang atas sesuatu tertentu dan nilai tertentu. Dan dalam wacana modern ini, hak asasi dibagi menjadi dua:
Category: 0 komentar

Sejarah Hak Asasi Manusia


            Hak Asasi Manusia ialah hak – hak  yang melekat pada manusia, yang tanpa dengannya manusia mustahil dapat hidup sebagai manusia ( Jan Materson, Komisi Hak Asasi Manusia PBB ). HAM juga merupakan hak – hak yang diberikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Pencipta ( hak – hak yang bersifat kodrati ). Para pakar di Eropa berpendapat bahwa lahirnya HAM dimulai dengan lahirnya Magna Charta ( 1215, Inggris ). Diikuti dengan lahirnya Bill of Rights ( 1689, Inggris ), The American Declaration of Independence ( lahir dari paham Rousseau dan Mostequieu ), dan selanjutnya The French Declaration ( 1789 ) yang kemudian melahirkan The Rule of Law. Dan dipertegas dengan adanya freedom of expression and religion, The right of property , dan hak – hak dasar lainnya, yang kemudian dijadikan dasar pemikiran untuk melahirkan rumusan HAM yang bersifat Universal ( The Universal Declaration of Human Rights, dishkan PBB tahun 1948 ).
Apabila kita berbicara tentang sejarah HAM, maka hal ini senantiasa mengenai konsepsi HAM menurut versi orang-orang Eropa/Barat, sebagaimana telah di bahas di muka. Padahal kalau kita mau bicara jujur, sesungguhnya agama Islam telah mendominasi benua Asia, Afrika, dan sebagian Eropa selama beratus-ratus tahun lamanya dan telah menjadi faktor penting bagi kebangkitan bangsa-bangsa Eropa (Luhulima, 1999). Tetapi fakta historis seperti ini jadinya diabaikan mereka, sesudah orang-orang Islam ditaklukkan dalam perang Salib terakhir (abad 14-15) di Eropa, hingga pasca perang dunia kedua (1945).
Category: 0 komentar

MANFAAT MULTIMEDIA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI.



a.       Di Bidang Pendidikan
Berikut ini adalah kelebihan-kelebihan yang dimiliki teknologi multimedia untuk menjadi alat bantu pilihan bagi kegiatan belajar-mengajar:
a. Multimedia membuat pelajar mengerti isi pelajaran
b. Multimedia membuat siswa mengingat dengan mudah tentang isi pelajaran
c. Multimedia menyampaikan isi pelajaran dengan canggih dan berkesan
d. Multimedia mampu menjadi sumber pengetahuan
e. Multimedia mampu mencari hubungan antara satu ilmu dengan ilmu lain
f. Multimedia mampu menunjukkan dunia sekitar yang kaya dengan ilmu pengetahuan
g. Multimedia kaya dengan berbagai aktivitas pembelajaran
h. Multimedia mampu menghibur selama proses pembelajaran
i. Multimedia membuat terjadinya interakti antara siswa dengan teknologi terkini
j. Multimedia memberi peluang kepada guru untuk mengubah kaidah pengajaran
k. Multimedia membuat proses belajar dan mengajar menjadi lebih menyenangkan
l. Multimedia memudahkan pembelajaran yang berpusatkan pada siswa karena siswa diberi kebebasan memilih bahan pembelajaran sendiri dan belajar pada kadar yang sesuai dengan diri sendiri
m. Multimedia mengajari setiap siswa dengan gaya pembelajaran yang berbeda
n. Multimedia menggalakkan pembelajaran kooperatif dan interaktif di antara siswa melalui diskusi
o. Multimedia memudahkan pembelajaran yang berasaskan konstruktivisme.
p. Multimedia memudahkan siswa mempunyai kebebasan belajar sendiri tanpa dipengaruhi oleh pihak-pihak lain.
Category: 0 komentar