Categories

Lesson 6

Blog Archive

Follower

Statistik

Penetapan Harga Produk


PENETAPAN HARGA PRODUK
Harga adalah jumlah uang yang ditagihkan untuk suatu produk atau sejumlah nilai yang dipertukarkan
konsumen untuk manfaat memiliki atau menggunakan produk.
Faktor-faktor yang diperhatikan bila menetapkan harga:
1. Sasaran Pemasaran
a. Bertahan hidup
Perusahaan menghadapi kelebihan kapasitas, persaingan ketat atau keinginan konsumen
berubah. Dalam hal ini perusahaan akan menetapkan harga rendah dengan

harapan permintaan akan naik. Fungsi harga di sini adalah untuk me nutup biaya
variabel dan sedikit biaya tetap.
b. Memaksimalkan laba saat ini
Perusahaan memperkirakan berapa besar permintaan dan biaya pada beberapa harga
yang berbeda dan memilih yang menghasilkan laba, arus kas dan pengembalian investasi
maksimal saat ini.
c. Kepemimpinan pasar
Perusahaan yakin bahwa menjadi pemimpin pasar akan menikmati biaya terendah
dan laba jangka panjang terbesar
d. Kepemimpinan mutu produk
Keputusan ini mengharuskan penetapan harga tinggi untui menutup biaya mutu dari
produk yang dihasilkan

2. Strategi Bauran Pemasaran
Harga merupakan alat bauran pamasaran yang digunakan perusahaan untuk mencapai
sasaran pemasarannya, sehingga keputusan harga harus dikoordinasikan dengan rancangan
produk, distribusi dan promosi yang membentuk program pemasaran yang konsisten
dan efektif.
Faktor-faktor internal:
· Sasaran pemasaran
· Strategi bauran
pemasaran
· Biaya
· Pertimbangan
organisasi
Keputusan
Penetapan
Harga
Faktor-Faktor Eksternal:
· Sifat Pasar dan
permintaan
· Persaingan
· Faktor-faktor
lingkungan

3. Biaya
Biaya terdiri dari biaya tetap dan biaya variabel, sehingga manajemen ingin menetapkan
harga sekurang-kurangnya menutup biaya produksi total pada tingkat produksi tertentu.

4. Pertimbangan Organisasi
Meliputi pihak-pihak di dalam organisasi yang terlibat dalam penetapan harga.

5. Pasar dan Permintaan
a. Penetapan harga dalam tipe pasar yang berbeda:
· Pasar persaingan sempurna
Pasar dengan banyak pembeli dan penjual yang memperdagangkan komoditi
yang seragam. Sehingga harga tidak dipengaruhi oleh pembeli dan penjual
· Pasar monopolistik
Pasar dengan banyak pembeli dan penjual yang berdagang dalam kisaran harga
harga tertentu.
· Pasar oligopolistik
Pasar dengan beberapa penjual yang amat peka terhadap strategi penetapan harga
dan strategi pemasaran penjual lain.
· Monopoli
Pasar dimana hanya ada satu penjual
b. Persepsi konsumen mengenai harga dan nilai
c. Menganalisis hubungan harga dan permintaan
6. Pesaing
Perusahaan harus memprediksi pengaruh biaya dan harga pesaing, serta kemungkinan
reaksi pesaing terhadap perubahan harga perusahaan
7. Faktor-faktor lingkungan
Faktor ekonomi, pemerintah, pertimbangan sosial
Pendekatan Umum dalam Penetapan Harga
1. Penetapan Harga Berdasarkan Biaya
a. Metode Cost Plus Pricing
Menambah angka standar pada biaya produk
b. Analisis Titik Impas
Menetapkan harga yang impas dengan biaya membuat dan memasarkan produk
2. Penetapan Harga Berdasarkan Nilai
Menetapkan harga berdasarkan pada persepsi pembeli mengenai nilai.
Perbedaan penetapan harga berdasarkan nilai dan biaya:
a. Penetapan harga berdasarkan biaya
Produk ------à Biaya ------à Harga ------à Nilai ------à Pelanggan
b. Penetapan harga berdasarkan nilai
Pelanggan ------à Nilai ------à Harga ------à Biaya ------à Produk
3. Penetapan Harga Berdasarkan Persaingan
a. Penetapan harga menurut keadaan
Penetapan harga terutama dengan mengikuti harga pesaing, bukan berdasarkan pada
biaya perusahaan atau permintaan
b. Penetapan harga penawaran tertutup
Penetapan harga berdasarkan pendapat perusahaan mengenai bagaimana pesaing
menetapkan harga ketimbang pada biaya atau permintaannya sendiri, dipergunakan
apabila perusahaan mengikuti lelang untuk memperoleh pekerjaan.
Strategi Penetapan Harga Bauran produk
1. Penetapan Harga Lini Produk
Menetapkan perbedaan harga antara berbagai produk dalam lini produk berdasarkan pada
perbedaan biaya antara produk, penilaian pelanggan atau sifat-sifat yang berbeda dan
harga pesaing.
2. Penetapan Harga Produk Pilihan
Penetapan harga produk pilihan atau tambahan bersama dengan produk utama
3. Penetapan Harga Produk Terikat
Penetapan harga untuk produk yang harus dipergunakan bersama dengan produk utama
4. Penetapan Harga Produk Sampingan
Penetapan harga untuk produk sampingan, agar produk utama dapat lebih bersaing
5. Penetapan Harga Paket Produk
Menggabungkan beberapa produk dan menawarkan paket dengan harga lebih murah.
Strategi Penyesuaian Harga
1. Penetapan harga diskon dan pengurangan harga
Mengurangi harga untuk menghargai pelanggan yang memberikan respons seperti
membayar lebih awal atau mempromosikan produk, bentuknya:
a. Diskon tunai
Pengurangan harga bagi pembeli yang membayar tagihan tepat waktu.
b. Diskon pembelian banyak
Pengurangan harga bagi pembeli yang membeli dalam jumlah besar
c. Diskon fungsional
Pengurangan harga yang ditawarkan oleh penjual kepada anggota saluran distribusi
yang melakukan fungsi tertentu, seperti menjual, menyimpan dan mencatat.
d. Diskon musiman
Pengurangan harga bagi pembeli yang membeli produk di luar musimnya.
e. Pengurangan harga
Uang promosi yang dibayarkan pabrik kepada pengecer sebagai imbalan atas persetujuan
untuk mendukung produk dengan cara tertentu
2. Penetapan harga tersegmentasi
Menjual satu produk dengan 2 harga atau lebih, walaupun perbedaan harga tidak didasarkan
pada perbedaan biaya, bentuknya:
a. Penetapan harga berdasarkan segmen pelanggan
b. Penetapan harga berdasarkan bentuk produk
c. Penetapan harga berdasarkan lokasi
d. Penetapan harga berdasarkan waktu
3. Penetapan harga psikologis
Pendekatan penetapan harga yang mempertimbangkan psikologi harga dan bukan hanya
ekonomi. Harga dipakai untuk menyatakan sesuatu mengenai produk.
4. Penetapan harga untuk promosi
Menetapkan harga di bawah harga sesungguhnya, sehingga dapat meningkatkan penjualan
dalam jangka pendek, bentuknya:
a. Pemancing: menurunkan harga beberapa produk, agar konsumen tertarik membeli
dan membeli produk lain yang harganya normal.
b. Penetapan harga berkaitan dengan peristiwa khusus
c. Pembiayaan bunga rendah
d. Perjanjian garansi dan pelayanan
5. Penetapan harga berdasarkan nilai
Menawarkan kombinasi yang tepat dari mutu dan jasa yang baik dengan harga yang
pantas
6. Penetapan harga berdasarkan geografik
Menyesuaikan harga untuk memperhitungkan lokasi geografik pelanggan, bentuknya:
a. Penetapan harga FOB-origin
Strategi penetapan harga dengan mengangkut barang sampai di atas kendaraan
pengangkut. Pelanggan membayar ongkos dari pabrik sampai ke tempat tujuan.
b. Penetapan harga dengan tarif krim seragam
Strategi penetapan harga dengan harga yang sama ditambah ongkos kirim kepada
semua pelanggan tanpa memperdulikan lokasi
c. Penetapan harga berdasarkan zona
Strategi penetapan harga geografik dimana perusahaan menetapkan 2 zona atau lebih
d. Penetapan harga berdasarkan pangkalan
Strategi penetapan harga dimana penjual menetapkan beberapa kota sebagai pangkalan
dan menghitung ongkos kirim dari kota tersebut ke tempat pangkalan.
e. Penetapan harga termasuk ongkos kirim
Strategi penetapan harga dimana penjual menanggung semua atau sebagian ongkos
kirim sebenarnya, agar memperoleh bisnis yang diinginkan
7. Penetapan harga internasional
Menyesuaikan harga untuk pasar internasional
Strategi Perubahan Harga
1. Mempelopori Perubahan Harga
a. Mempelopori penurunan harga, alasannya
· Kelebihan kapasitas
· Turunnya pangsa pasar
· Mendominasi pasar lewat harga rendah
b. Mempelopori kenaikan harga, alasannya
· Inflasi biaya
· Permintaan yang berlebihan
c. Reaksi pembeli terhadap perubahan harga
d. Rekasi pesaing terhadap perubahan harga
2. Menanggapi perubahan Harga
Empat alternatif, apabila pesaing mengadakan perubahan harga:
a. Menurunkan harga
b. Menaikkan anggapan mutu
c. Memperbaiki mutu dan menaikkan harga
d. Meluncurkan merek baru
Sebelum mengambil tindakan tersebut, hendaknya perusahaan tetap mempertahankan
harga sambil terus memantau pesaing.

0 komentar:

Posting Komentar