Categories

Lesson 6

Blog Archive

Follower

Statistik

Keputusan Produk Individual


1. Atribut Produk
o Mutu produk: Kemampuan produk untuk melaksanakan fungsinya
o Sifat-sifat produk: Alat bersaing yang membedakan produk perusahaan dengan
produk pesaing
o Rancangan produk: proses mendesain gaya dan fungsi produk yang menarik, mudah,
aman dan tidak mahal untuk dipergunakan dan diservis, serta sederhana dan
ekonomis untuk dibuat dan didistribusikan.

2. Penetapan Merek
Merek: sebuah nama, istilah, tanda, rancangan atau kombinasi yang dimaksudkan untuk
mengenali produk, sehingga dapat dibedakan dari produk pesaing.
Nilai merek: nilai dari merek berdasarkan pada sejauh mana merek itu mempunyai
loyalitas merek, kesadaran nama merek, anggapan mutu, asosiasi merek yang
tinggi dan asset lain seperti paten, merek dagang dan hubungan distribusi.
Keputusan pemberian merek:
a. Keputusan pemberian merek
Manfaat merek bagi penjual:
o Merek memudahkan penjual memproses pesanan dan menelusuri masalah yang
ada.
o Merek dan tanda dagang penjual memberikan perlindungan hukum atas tampilan
produk yang unik
o Merek memberi kesempatan bagi penjual untuk menarik pelanggan
o Merek membantu penjual melakukan segmentasi pasar
o Merek membantu membangun citra perusahaan
b. Keputusan sponsor merek
o Merek produsen: sebuah merek yang diciptakan dan dimiliki oleh produsen suatu
produk
o Merek pribadi (merek perantara, distributor, toko): merek yang diciptakan dan
dimiliki pedagang suatu produk.
o Merek campuran: kebiasaan menggunakan nama merek yang sudah terkenal dari
dua perusahaan berbeda pada produk yang sama.
c. Keputusan nama merek
o Nama individual: pemberian nama tersendiri untuk masing-masing produk
o Nama Keluarga keseluruhan untuk semua produk: semua produk yang dihasilkan
diberi nama yang sama
o Nama keluarga yang berbeda untuk semua produk: pemberian merek dibedakan
pada kategori produk.
o Nama perusahaan yang dikombinasikan dengna merek produk individual: setiap
produk yang dihasilkan diberi nama perusahaan dan merek.
d. Keputusan strategi merek
o Perluasan lini: menggunakan nama merek sukses untuk memperkenalkan jenis
barang tambahan dalam kategori produk tertentu dengan nama merek yang sama,
seperti aroma, bentu, warna, bahan baku atau ukuran kemasan
o Perluasan merek: menggunakan nama merek sukses untuk meluncurkan produk
baru atau yang dimodifikasi dalam kategori baru
o Multi merek: strategi yang dipakai pedagang untuk mengembangkan 2 merek/
lebih dalam kategori produk yang sama
o Merek baru: strategi pemberian merek yang berbeda untuk produk baru yang dihasilkan
e. Keputusan penetapan ulang posisi merek
Hal ini dilakukan apabila pesaing meluncurkan merek yang diposisikan berdekatan
dengan merek perusahaan dan menggerogoti pangsa pasar atau keinginan pelanggan
mungkin bergeser, sehingga merek perusahaan kurang disukai lagi.
3. Pengemasan
Adalah aktivitas merancang dan membuat wadah atau pembungkus untuk suatu produk.
Fungsi penggunaan sebagai alat pemasaran:
a. Swalayan: Semakin banyak produk yang dijual secara swalayan sehingga kemasan
yang efektif harus berpesan sebagai “Iklan lima detik”
b. Kemampuan konsumen: konsumen bersedia membayar lebih banyak untuk Kenyamanan,
penampilan, keandalan dan prestise dari kemasan yang lebih baik.
c. Citra perusahaan dan merek: perusahaan mengakui kekuatan kemasan yang terancang
baik akan menghasilkan pengakuan seketika atas perusahaan dan merek.
d. Kesempatan inovasi: pengemasan yang inovatif dapat memberikan manfaat besar
bagi konsumen dan laba bagi produsen.
4. Pemberian Label
Adalah pemberian keterangan pada produk yang dihasilkan, meliputi:
a. Identifikasi produk/merek
b. Mengklasifikasi produk
c. Menguraikan beberapa hal mengenai produk
d. Mempromosikan produk dengan gambar yang menarik
5. Layanan Purna Jual
Adalah pelayanan yang merupakan tambahan pada produk aktual.
Mengingat pentingnya layanan pelanggan sebagai alat pemasaran, banyak perusahaan
yang menetapkan layanan kepada pelanggan untuk mena ngani keluhan, jasa kredit, pemeliharaan,
pelayanan teknis dan informasi konsumen.


Keputusan Lini Produk
Lini produk: Kelompok produk yang berhubungan erat karena fungsinya serupa, dijual
kepada kelompok pelanggan yang sama, dipasarkan lewat jenis toko yang
sama, dan masuk dalam kisaran harga yang sudah ada.
Panjang lini produk
Manajer lini produk harus memutuskan seberapa panjang lini produk. Lini produk terlalu
pendek, bila manajer dapat menambah laba dengan menambah jenis produk. Dan lini produk
terlalu panjang, bila manajer dapat meningkatkan laba dengan mengurangi lini produk.
 (Memperpanjang ke bawah) (memperpanjang ke atas) (Memperpanjang ke dua arah)
Mengisi lini produk, alasannya:
1. Mencari laba tambahan
2. Mencoba memuaskan agen penjual yang mengeluh kehilangan penjualan, karena tidak
adanya produk dalam lini tersebut.
3. Mencoba menggunakan kapasitas lebih
4. Mencoba menjadi perusahaan semua lini yang memimpin
5. Mencoba mengisi lubang agar pesaing tidak masuk.
Modernisasi lini produk: mempermudah tampilan produk agar sesuai dengan perkembangan
jaman.
Menonjolkan lini produk: memilih satu atau beberapa produk untuk menjadi unggulan.
Keputusan Bauran Produk
Bauran produk: kumpulan semua lini dan jenis produk yang ditawarkan oleh penjual agar
dibeli oleh pembeli, meliputi:
1. Lebar bauran produk: mengacu pada jumlah lini produk berbeda yang ditawarkan perusahaan
2. Panjang bauran produk: mengacu pada jumlah seluruh jenis barang yang dibuat perusahaan
3. Dalam bauran produk: merujuk pada jumlah versi yang ditawarkan dari setiap produk
dalam lini
4. Konsistensi bauran produk: merujuk pada sebesarapa dekat hubungan berbagai lini produk
dalam pemakaian akhir, persyaratan produksi, saluran distribusi atau dengan hal
cara lain
Strategi Pengembangan Produk Baru
Adalah pengembangan produk asli, perbaikan produk, modifikasi produk dan merek baru
lewat usaha litbang milik perusahaan sendiri;
Tahap-tahap pengembangan produk baru:
1. Penggalian gagasan
Pencarian gagasan produk baru secara sistematis melalui sumber internal, pelanggan,
pesaing, distributor, pemasok dan lain- lain.
2. Penyaringan gagasan
Menyaring gagasan produk baru, agar dapat mengenali yang baik dan mengesampingkan
yang jelek sedini mungkin
3. Pengembangan dan pengujian konsep
o Pengembangan Konsep
Gagasan bahwa konsumen sakan menyukai produk yang mempunyai mutu, prestasi
kerja dan sifat-sifat paling baik, oleh karena itu organisasi seharusnya mencurahkan
energinya untuk terus-menerus melakukan perbaikan produk
o Pengujian Konsep
Pengujian konsep produk baru dengan kelompok konsumen sasaran untuk mengetahui
apakah konsep itu mempunyai daya tarik kuat terhadap konsumen
4. Pengembangan strategi pemasaran
Merancang strategi pemasaran awal untuk produk baru berdasarkan konsep produk
5. Analisis bisnis
Tinjauan ulang penjualan, biaya dan proyeksi laba dari produk baru untuk mengetahui
apakah faktor-faktor ini akan memenuhi sasaran perusahaan
6. Pengembangan produk
Strategi untuk pertumbuhan perusahaan dengan menawarkan produk baru atau yang
dimodifikasi ke segmen yang sekarang
7. Uji pemasaran
Tahap pengembangan produk baru, ketika produk dan program pemasaran diujikan
dalam keadaan pasar yang lebih realistis
8. Komersialisasi
Memperkenalkan produk baru ke pasar
Strategi Daur Hidup Produk
Daur hidup produk: perjalanan dan laba suatu produk dalam masa hidupnya
Tahap daur hidup produk:
1. Tahap perkenalan
Tahap di mana produk baru pertama kali didistribusikan dan tersedia untuk dibeli
2. Tahap pertumbuhan
Tahap di mana ditandai dengan meningkatnya penjualan yang cepat
3. Tahap menjadi dewasa
Tahap di mana ditandai dengan melambatnya atau menurunnya pertumbuhan penjualan
produk
4. Tahap menurun
Tahap di mana ditandai dengan penjualan yang semakin menurun.

0 komentar:

Poskan Komentar